Ilmu pengetahuan telah ada sejak zaman dahulu kala dan terus
berkembang dengan pesat hingga saat ini.
SEJARAH ILMU PENGETAHUAN MANUSIA
Para ahli sejarah membagi sejarah perkkembangan pengetahuan manusia
menjadi beberapa zaman:
a. Zaman purba
Zaman ini ditandai dengan ditemukannya alat-alat yang terbuat dari batu
dan tulang belulang. Manusia pada zaman ini telah mengatahui cara
bercocok tanam dan beternak meskipun masih secara berpindah-pinda.
Pengetahuan yang diperolehnya, terbatas pada pengalaman dan
kemampuannya mengamati alam sekitarnya. Pada purba zaman sampai dengan
zaman Babilonia, pengetahuan yang dipunyai manusia saat itu masih berupa
mitos.
b. Zaman Yunani(600-200 SM)
Zaman ini kemampuan berfikir manusia sudah mulai maju karena telah
adanya penemuan alat bantu yang lebih baik dan mulai menggunakan akal
sehat sehingga mitos dengan berbagai legendanya sedikit demi sedikit
mulai ditinggal dan ditandai dengan penggabungan antara penglihatan,
pengamatan, akal sehat, logika, yang dikenal sebagai ‘Rasionalisme’.
Beberapa tokoh atau ilmuan yunani yang berpengaruh dan memberikan
sumbangan besar terhadap perubahan pola pikir manusia pada masa itu
adalah;
(1) Thales (624 – 548 SM), yang menyatakan matahari mengeluarkan
sinar sendiri dan bulan hanya memantulkan cahaya matahari.
(2) Anaximenes (560 – 520 SM), mengatakan unsur pembentukan seluruh
benda adalah air.
(3) Herakleitos (560 – 479 SM), mengatakan bahwa apilah yang
menyebabkan transmutasi karena tanpa ada api benda-benda akan seperti
apa adanya.
c. Zaman Pertengahan (Keemasan Islam)
Pada zaman keemasan Islam pengaruh bangsa Arab sangat menonjol. Banyak
peninggalan pengetahuan Yunani diterjemahkan serta penemuan tentang
kedokteran yang ditulis dalam bentuk buku dan dipakai sebagai acuan
dalam dunia pendidikan Islam dan Eropa. Termasuk pengembangan metode
eksperimentasi yang memungkinkan wawasan di berbagai bidang.
Beberapa diantara filisof zaman pertengahan atau zaman keemasan Islam
diantaranya adalah
• Al-Zahrawi
• Avicenna (Ibnu Sina)
• Al-Jazari
• Abbas Ibn Firnas
• Ibn Al-Haitham
• Al-Biruni
d. Zaman Modern (Abad 15 sampai sekarang)
Zaman ini dimulai pada abad ke-15, banyak penemuan yang mengubah pola
pikr sebelumnya terutama dengan penemuan empiris yang didukung oleh alat
bantu yang lebih baik. Pada zaman ini, juga menganut metode induksi
yang merupakan dasar dari perkembangan metode ilmiah sekarang yang
intinya pengambilan kesimpulan berdasarkan data eksperimentasi dan
fakta. Hal tersebut juga terkait dengan cara berfikir empirisme.
Empirisme adalah paham yang berpendapat bahwa fakta yang tertangkap
lewat pengamatan atau pengalaman manusia adalah sumber kebenaran. Zaman
ini dikuasai oleh gerakan Ranaissance (kelahiran kembali).
Alat bantu yang lebih canggih yang ditemukan pada zaman ini kadang harus
bertentangan dengan kepercayaan maupun kekuasaan yang ada. Diantara
penemuan tersebut antara lain;
• Nicolas Cpernicus (1473 – 1540 M) dengan teori Heliosentris.
• Ptolemeous dengan teori geosentris.
• Bredley dengan Aberasi cahaya.
• Bessel denga penemuan Paralaks
• Francis Bacon (1561 – 1662) dengan teori Empiris Induktif
• Rene descartes (1596 -1650 ) dengan filsafat reduksionisme dan
metode rasional deduktif.
RUANG LINGKUP PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN
1.Klasifikasi Ilmu Pengetahuan
Berdasarkan beberapa argumentasi dalam arti yang luas ilmu
pengetahuan(sains) di klasifikasikan atas:
a. Ilmu Pengetahuan Sosial(social science),cabang-cabang ilmunya
antara lain:
a) Sosiologi
b) Ekonomi
c) Sejarah
d) Etnologi
e) Antropologi
f) Pendidikan
g) Psikologi
b. Ilmu Pengetahuan Alam(Natural Science),cabang-cabangnya antara
lain:
a) Fisika(Physics)
b) Kimia(Chemistry)
c) Biologi(Biological Science)
c. Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa (Earth Science and
Space),cabang-cabangnya antara lain:
a) Geologi
b) Astronomi
c) Geografi
2. Fokus Pembentukan Multidisiplin Ilmu
a. Pemfokusan Ilmu
Perkembangan ilmu terus menerus dan begitu cepatnya terutama mulai abad
ke-20, menyebabkan klasifikasi ilmu berkembang kearah disiplin ilmu yang
lebih spesifik.
Berdasarkan pengembangan fokus ilmu tersebut menunjukkan bahwa ilmu
pengatahuan berkembang dengan pesatnya, sehingga tidak memungkinkan
lagi seseorang dapat menguasai bidang ilmunya dengan baik, maka
seseorang akan lebih memfokuskan atau menspesialisasikan dirinya dalam
salah satu fokus disiplin ilmu tertetu.
b.Multidisiplin dan Interdisiplin ilmu
Perkembangan interdisiplin ilmu cukup banyak dan berkembang dengan
pesat, sebagai contoh adalah bioteknologi, teknologi informasi dan ilmu
matrial. Perkembangan tersebut sangat memepengaruhi pola pandang dan
kehidupan social manusia saat ini. Olek karenanya suatu ilmu yang
dikembangkan berdasarkan interdisiplin ilmu tetapi karena dampak
sosialnya juga perlu dipertimbangkan sehingga pembahasannya berubah
menjadi multidisiplin ilmu.
C PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN
Dalam abad 20 terakhir ini pengenbangan ilmu pengetahuan mencatat
loncatan-loncatan penting dan kemajuan yang sangat pesat. Penemuan baru
dan penciptaan karya terjadi selih berganti, informasi ilmiah diproduksi
dengan cepatbahkan dua kali lipat setiap tahunnya. Berkali-kali telah
terjadi evolusi dalam ilmu pengetahuan dengan akibat yang besar dan tak
terduga. Eksperimentasi dan induksi memegang peranan penting, rasio dan
mekanisasi menjadi kiblat dan tujuan. Orang tidak hanya memberi dan
mengurai kehidupan tetapi berusaha mengubah dan menciptakannya.
Tidak semua bidang atau cabang ilmu pengetahuan maju dan berkembang sama
pesatnya pada setiap kurun waktu dan tempat. Dalam masa belakangan ini,
beberapa bidang tampak melaju dengan sangat menonjol dan oleh karena
itu berpengaruh besar terhadap manusia dan kehidupannya. Bidang-bidang
itu adalah;
• Ilmu-ilmu nuklir (Nuclear science)
• Ilmu-ilmu kimia (Chemistry science)
• Bioteknologi
• Ilmu informasi dan komunikasi
• Ilmu-Ilmu antariksa
• Ilmu penginderaan
Kemajuan dalam tiap-tiap bidang ini mempunyai akibat yang jauh, baik
langsung terhadap manusia, masyarakat, prinsip-prinsip yang dianutnyadan
lingkungan hidupnya, maupun tidak langsung melalui bidang atau disiplin
yang lain. Pembaruan-pembaruan yang ditimbulkannya tidak hanya karena
perkembangan kebutuhan manusia tetap juga rutin direncanakan oleh
kelompok khusus yang bertugas untuk itu
http://fadilahmadjid.blogspot.com/2013/03/perkembangan-ilmu-pengetahuan.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar